STOP BULLYING, SIAPA TAKUT
PENDAHULUAN
Bullying adalah masalah serius yang terjadi diseluruh belahan dunia, tidak hanya di dunia pendidikan yang nota bene adalah tempat untuk menggali ilmu pengetahuan tapi juga terjadi di masyarakat sekitar kita baik dalam dunia kerja ataupun dalam bidang lainnya. Bullying dapat berupa kekerasan Fisik, verbal,atau psikologis yang dilakukan oleh satu orang atau sekelompok orang terhadap orang lain. Kalau kegiatan Bullying ini dibiarka secara terus menerus maka akan mengakibatkan terjadinya ketimpangan hidup dalam aspek kehidupan dan ini membutuhkan peeranan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama memerangi Bullying. Dalam artikel ini akan membahas tentang apa itu bullying,dampak,dan cara menghentikannya.
Apa itu Bullying?
Menurut Unicef, Bullying merupakan pola perilaku individu, bukan insiden satu kali, yang berupa tindakan mengganggu, melakukan kekerasan atau menghina fisik seseorang secara terus menerus. Menurut American Psychological Association ( AFA) Bulying adalah bentuk perilaku agresif yang bertujuan melukai individu lain, yang dilakukan secara sengaja dan terus menerus. Menurut Riauskina, Djuwita, &Soesetio ( 2005) mendefinisikan school Bullying sebagai perilaku agresif yang dilakukan berulang kali oleh satu atau kelompok siswa yang memiliki kekuasaan lebih terhadap siswa lain yang lemah dengan tujuan menyakiti
Karakteristik Bullying
- Disengaja: Bertujuan untuk menyakiti atau membuat orang lain tidak nyaman
- Berulang : terjadi terus menerus
- Ketidakseimbangan kekuatan : ada perbedaan kekuatan baik itu fisik, mental. Maupun sosial antara pelaku dan korban
Bentuk-bentuk Bullying
- Fisik : memukul, mendorong, menendang, menjegal
- Verbal : Mengejek, memanggil nama dengan sebutan buruk, mengancam memfitnah
- Sosial : mengucilkan, merusak reputasi
- Cyberbullying : Perundungan melalui media digital
Dampak Bullying
Bullying dapat memiliki dampak yang sangat buruk bagi korban antara lain:
- Dampak mental dan emosional
- Gangguan kesehatan mental
- Harga diri rendah
- Perilaku meyakiti diri
- Perubahan emosional
- Dampak akademik dan sosial
- Penurunan prestasi
- Enggan sekolah
- Isolasi sosial
- Dampak fisik
- Keluhan Psikosomatis
- Gangguan tidur dan makan
- Luka fisik
- Dampak bagi pelaku dan sanksi
- Pelaku : Berisiko menjadi arogan, pemarah, melanggar aturan, terlibat tindakan kriminal
- Sanksi : Merasa tidak aman, cemas atau bersalah karna tidak mampu
Cara Menghentikan Bullying
Menghentikan Bullying memerlukan tindakan tegas, keberanian untuk melapor dan dukungan sistem sekitar, cara utamanya yaitu bersikap tenang dan tegas, memghindari pelaku, mendokumentasikan bukti serta segera melapor kepada pihak berwenang untuk mendapatkan bantuan profesional. Berikut ini langkah-langkah terperinci utnuk menghentikan bullying
Bagi Korban ( Tindakan langsung )
- Tunjukkan sikap tegas
- Tetap tenang dan abaikan
- Laporkan ke pihak berwenang
- Simpan bukti
- Jangan membalas
- Cari teman pendamping
2.Tindakan preventif
- Bangun kepercayaan diri
- Kembangkan bakat
- Tingkatkan rasa empati
3.Peran lingkungan ( Orang tua dan sekolah )
- Komunikasi terbuka
- Tindak lanjut tegas
- Intervensi sanksi
Kesimpulan.
Bullying adalah musuh bersama yang harus kita perangi bersama-sama dengan saling koordinasi antara satu elemen masyarakat dengan elemen masyarakat lainnya sehingga terwujud rasa empati terhadap sesama. Dengn demikian diharapkan Lingkungan sekolah kmbali menjadi tempat yang man dan nyaman dalam menuntu ilmu pengetahuan untuk belak di masa depan.
